TRANSFORMASI LAYANAN KUA JEMBER MELALUI "S’GRA NIKAH": KEPALA KEMENAG DORONG INOVASI DAN KEGUYUBAN SELURUH ASN

S'GRA NIKAH KEMENAG JEMBER
0

 


Jember, 16 November 2025 – Suasana kekeluargaan namun penuh determinasi menyelimuti Cafe Ciamik Jaya, Wuluhan, saat menjadi saksi pelaksanaan Anjangsana Kepala KUA se-Kabupaten Jember. Pertemuan yang digelar pada Hari Ahad, 16 November 2025, ini menjadi forum strategis bagi pimpinan tertinggi Kankemenag Jember untuk memperkuat sinergi layanan dan mengukuhkan komitmen inovasi di tingkat akar rumput. Seluruh Kepala KUA se-Kabupaten Jember hadir, disambut langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Jember dan Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam), Dr. Ahmad Tholabi, MHI.

Kasi Bimas Islam: Teknis Lomba, Perbaikan Sarpras, dan Harapan Anggaran yang Proporsional

Mengawali sesi, Dr. Ahmad Tholabi, MHI, Kasi Bimas Islam, memberikan sambutan yang fokus pada pembinaan teknis dan peningkatan kompetensi. Ia mengumumkan secara rinci tiga agenda lomba Bimas Islam yang akan memacu daya saing dan kreativitas sumber daya manusia di KUA:

  1. Lomba Baca Kitab Kifayatul Akhyar, dikhususkan bagi para Penghulu se-Kabupaten Jember, sebagai upaya menjaga tradisi keilmuan Islam.
  2. Lomba Inovasi Penyuluh Agama Islam, yang dibagi menjadi 5 kategori, menunjukkan perhatian serius terhadap peran penyuluh di masyarakat.
  3. Lomba Video Layanan KUA, yang mendorong KUA untuk menampilkan transparansi dan kemudahan layanan mereka.

Selain itu, Kasi Bimas Islam menyoroti masalah infrastruktur. Beliau mendesak para Kepala KUA untuk segera menuntaskan pelaporan kondisi sarana dan prasarana (sarpras) di Aplikasi SIMKAH dan mencocokkannya dengan Rencana Jangka Menengah Barang Milik Negara (RPJBMN). Sebagai dukungan nyata, ia mengumumkan bahwa 11 KUA akan segera menerima Printer Phasbook PLQ yang distribusinya akan dilakukan Bimas Islam secepatnya.

Di akhir sambutannya, Dr. Tholabi menyuarakan aspirasi mengenai alokasi anggaran dari Rupiah Murni DIPA APBN. Ia mengakui adanya disparitas di mana Alokasi Penyuluh Agama Islam saat ini masih belum sebanding dengan Alokasi Penghulu. "Diharapkan tahun depan, Alokasi Penghulu dapat setara, karena mereka sama-sama naungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember," tegasnya. Beliau juga mengapresiasi suksesnya Bimbingan Teknis Kompetensi Kepenghuluan bagi CPNS Penghulu yang digelar sehari sebelumnya di Aula KUA Panti, sebagai langkah regenerasi kepemimpinan KUA.

Kepala Kankemenag: Sinergi Total dan "S’GRA Nikah" sebagai Model Inovasi Nasional

Kepala Kankemenag Kabupaten Jember mengambil alih mikrofon dengan visi yang lebih luas. Beliau berharap anjangsana Kepala KUA tidak berhenti pada lingkup pimpinan semata. "Saya harap, ke depan, seluruh ASN KUA dihadirkan. Dengan berkumpul, 'keguyuban' satu sama lain akan terbaca dan dirasakan, dan dari pertemuan ini akan keluar ide-ide brilian serta serap aspirasi demi kemajuan KUA khususnya dan Kankemenag Jember umumnya," dorongnya, menekankan pentingnya sinergi total di KUA.

Pujian terbesar diberikan kepada inovasi layanan KUA yang dinamakan S’GRA Nikah dan Layanan KUA. Inovasi ini diakui sebagai langkah Amati Tiru Modifikasi (ATM) yang cerdas dari program "PAGAR NIKAH" milik Kankemenag Kota Malang, namun dengan kekhasan Jember. Kepala Kankemenag sangat terkesan dengan kecepatan tim KUA Jember yang berhasil mengumpulkan eviden (bukti) inovasi secara sistematis pada tautan resmi https://s-granikahkuajember.blogspot.com/.

Sebagai bentuk pengawasan partisipatif, S’GRA Nikah juga melahirkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) yang diistilahkan "MATOR SARENG KUA". IKM ini menghasilkan grafik tanggapan otomatis dan terintegrasi langsung pada website S’GRA Nikah, sebuah terobosan yang disebut "fantastis" mengingat waktu implementasi yang singkat. "Kami atas nama atasan bangga dan terus kembangkan. Berilah kenyamanan masyarakat agar mereka dapat pelayanan KUA yang memuaskan," pesannya.

Sebagai penutup, beliau menyoroti berbagai media promosi yang telah dibuat—mulai dari akrilik, banner, Video Ikrar, hingga video testimoni—sebagai bukti bahwa perubahan di KUA Jember didorong dari hati, bukan karena paksaan. Acara mencapai puncaknya dengan momen simbolis penyerahan Akrilik oleh Kepala Kankemenag kepada Agen Perubahan, Kusno, disaksikan oleh seluruh Kepala KUA, menandai kesiapan Kepala KUA se-Jember untuk melaksanakan inovasi ini.



Ketua PC APRI: Semua ASN KUA adalah Satu Kesatuan

Sambutan terakhir disampaikan oleh Kusno dalam kapasitasnya sebagai Ketua PC Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kabupaten Jember. Ia menggunakan kesempatan ini untuk meluruskan dua hal penting. Pertama, ia membedakan peran organisasi dan birokrasi, menegaskan bahwa berkhidmat kepada APRI adalah sebatas anggota, sementara secara status jabatan ASN, Kepala KUA berkhidmat sepenuhnya kepada Kepala Kankemenag.

Kedua, Kusno dengan tegas menolak pengkotak-kotakan ASN di KUA. "ASN KUA itu jangan dibuat terkotak hanya japel (jabatan pelaksana) dan jafung (jabatan fungsional), baik penghulu, penyuluh agama Islam, dan pengawas. ASN KUA itu semua, tidak perlu dipisahkan kepemilikannya. Ini yang salah ditafsirkan oleh beberapa pejabat," kritiknya. Ia menutup dengan seruan kepada seluruh Kepala KUA dan ASN KUA untuk mendukung penuh agenda APRI ke depan, demi kepentingan KUA yang lebih baik tanpa adanya perbedaan jabatan.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default