Upacara dipimpin oleh Dr. Santoso, M.Pd.I selaku Pembina Upacara,
dengan Ali Akbar Masyayih, S.H. sebagai Pemimpin Upacara. Momen ini
menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi layanan Kantor Urusan Agama
(KUA) di Kabupaten Jember.
Dampak Nyata dalam Waktu Singkat
Meski inovasi S’GRA Nikah baru berjalan sekitar tiga bulan,
program ini dinilai berhasil memberikan dampak signifikan. Berbagai eviden yang
ditampilkan menunjukkan adanya perubahan positif, khususnya dalam pembentukan
karakter dan budaya kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan KUA
se-Kabupaten Jember.
Atas dedikasi dan komitmen tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama
Kabupaten Jember memberikan penghargaan kepada tiga tokoh kunci Agen Perubahan,
yakni:
- Kusno, Penghulu Ahli Madya sekaligus Kepala KUA
Kecamatan Patrang, sebagai Ketua Tim Inovasi Agen Perubahan.
- Adnan
Widodo, Penghulu Ahli
Madya/Kepala KUA Kecamatan Tanggul, sebagai Anggota Tim Inovasi.
- Ikmal
Muntadhor, Penghulu Ahli
Madya/Kepala KUA Kecamatan Panti, sebagai Anggota Tim Inovasi.
Penghargaan Bukan Garis Akhir
Di balik rasa bangga atas apresiasi yang diterima, para inovator
menyampaikan refleksi mendalam. Penghargaan ini dipandang bukan sebagai tujuan
akhir, melainkan pemicu untuk terus melakukan perbaikan dan pembenahan
berkelanjutan.
“Penghargaan adalah cambuk untuk berbenah. Sekolah kita belum lulus,”
ungkap salah satu anggota tim Agen Perubahan.
Mereka juga mengakui bahwa proses mengawal perubahan membutuhkan energi
besar, baik fisik maupun pikiran. Namun demikian, semangat regenerasi dan
keikhlasan tetap menjadi kunci utama agar inovasi tidak berhenti pada individu
tertentu saja.
Panggilan Kolektif untuk ASN
Tim Agen Perubahan S’GRA Nikah berharap capaian ini mampu memantik
semangat ASN lainnya yang memiliki potensi dan keahlian untuk turut
berkontribusi. Transformasi layanan KUA, menurut mereka, hanya akan berhasil
jika dilakukan secara kolektif.
Pesan penutup yang menggema dalam peringatan HAB ke-80 tersebut menjadi
seruan bersama: “Kantorku butuh Anda sekalian.” Sebuah penegasan bahwa
perubahan adalah kerja bersama demi menghadirkan pelayanan KUA yang semakin
profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Jember.


