Tingkatkan Profesionalisme Layanan Keagamaan, APRI Jember Gelar Pelatihan Kalibrasi Arah Kiblat bagi Penghulu dan Penyuluh

S'GRA NIKAH KEMENAG JEMBER
0

Jember (26/02/2026) – Dalam rangka memperkuat kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat, Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Cabang Kabupaten Jember menyelenggarakan Pelatihan Kalibrasi Arah Kiblat bagi para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam se-Kabupaten Jember. Kegiatan ini dilaksanakan di Sekretariat PC APRI Jember, Jl. Bengawan Solo No. 1, sebagai bagian dari komitmen peningkatan kompetensi teknis dan profesional aparatur Kementerian Agama.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Kementerian Agama Kabupaten Jember, Dr. Santoso, M.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa akurasi arah kiblat memiliki dimensi yang sangat fundamental dalam praktik ibadah umat Islam.

“Arah kiblat bukan sekadar persoalan teknis pengukuran, melainkan menyangkut keabsahan syarat sah salat. Oleh karena itu, petugas Kementerian Agama harus memiliki kompetensi yang terstandar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan secara syar’i maupun saintifik,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, Dr. Ahmad Tholabi, M.HI., menyampaikan bahwa pelayanan kalibrasi arah kiblat saat ini menuntut integrasi antara pemahaman fiqh dan penguasaan ilmu falak berbasis teknologi modern. Menurutnya, harmonisasi antara dalil syar’i dan pendekatan ilmiah menjadi fondasi pelayanan publik yang kredibel.

Pelatihan yang diketuai oleh Kusno, S.Ag., selaku Ketua PC APRI Jember, diikuti oleh 33 peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh KUA Kecamatan di Kabupaten Jember. Untuk memastikan kualitas materi, panitia menghadirkan dua narasumber kompeten di bidang ilmu falak, yaitu H. Isnan HM, MEI dan H. Ahmad Sya’roni, S.Ag.

Materi pelatihan disusun secara komprehensif melalui dua pendekatan utama. Pada sesi teori, peserta dibekali pemahaman tentang landasan hukum penentuan arah kiblat, konsep trigonometri bola, serta pengenalan instrumen pengukuran modern. Sementara pada sesi praktik, peserta melakukan simulasi langsung pengukuran di lapangan guna menentukan titik koordinat dan arah kiblat secara presisi menggunakan alat kalibrasi.

Dalam laporannya, Ketua Panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi Program Kerja APRI Jember Tahun 2026 sekaligus bentuk dukungan terhadap penguatan layanan teknis di tingkat kecamatan.

“Kami berharap, melalui pelatihan ini, seluruh Penghulu dan Penyuluh memiliki standar operasional yang seragam dalam melayani permohonan kalibrasi arah kiblat dari takmir masjid maupun masyarakat. Dengan demikian, kepercayaan publik terhadap layanan Kementerian Agama semakin meningkat,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Jember bersama APRI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan keagamaan yang profesional, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, serta berorientasi pada pelayanan prima bagi umat.

Posting Komentar

0 Komentar

Posting Komentar (0)
3/related/default